Posted in Hobi, Kristik

Tips Untuk Stitcher Pemula (Part 1)

Halo halo, sudah lama banget nggak menjamahmu lagi hai blog-ku. Maaf juga buat komen-komen yang belum dibales. Saking (sok) sibuknya sama tugas skripsi, jadi nggak ada waktu buat buka blog.

Dari banyak komen tentang kristik, rata-rata pada nanyain apa yang harus dilakukan sebagai pemula. Di sini aku bakal share pengalamanku waktu pertama kali kenal kristik. Tapi nggak harus ngikutin aku kok, pada intinya semua tetep kembali ke masing-masing pribadi.

Berikut adalah hal-hal yang aku lakukan:

  • Cari tau cara membuat kristik

Kalau aku paling nggak bisa kalau nggak cari tau dulu sebelum melakukan sesuatu. Berhubung yang kita bicarakan di sini adalah kristik, jadi aku cari tau dulu semua tentang kristik. Minimal cara menyulamnya lah. Kadang liat blog atau penjelasan + gambar aja kurang bikin puas, jadinya bukalah yutub untuk liat live actionnya biar lebih jelas dan legho (baca: lega). Banyak banget bule-bule yang upload video bikin kristik, mulai dari yang paling sederhana (bikin xxx sederet lurus) sampai yang rumit (french knot, dll). Mungkin nanti aku mau coba bikin videonya ya. Entah kapan tapi😀

Usahakan cari tahu juga istilah-istilah sulaman, kayak half stitch, quarter stitch, backstitch. Nggak harus dihapal kok, tapi biar nggak bingung dan kaget aja kalo tiba-tiba nemu. Tapi kalau baru mau cari tahu setelah ketemu di pola yang mau dibikin juga nggak papa kok. Beberapa udah aku jelasin di blog, silahkan diobok-obok sendiri. Pengen tahu seberapa dalam rasa cintamu pada kristik (dan aku) tsaahhh. Nah, kalau udah paham, baru deh mulai cari toko yang jual bahan-bahan kristik.

  • Pilih pola

pilih

Nah, pilih pola paling enak liat di online shop aja. Bisa tanya mbah gugel atau search di facebook (nggak aku sebutin ya, nanti dikira ngeramein toko orang😀 ). Enaknya kenapa? Soalnya kita bisa liat beratus-ratus gambar dan bisa galau-galau sendiri soalnya saking banyaknya yang kita taksir. Hehe becanda. Kita bisa banding-bandingin dan meyakinkan diri mau pilih yang mana, baik dari segi gambarnya maupun harganya. Kalau toko offline, mungkin pilihannya nggak bakal sebanyak online (kecuali emang tokonya lengkap). Butuh waktu beberapa hari buat aku untuk yakin. Hahaha.

Mungkin memang yang bikin kita galau adalah waktu liat gambar jadinya buagus banget. Tapi yang perlu diperhatikan adalah sebagai pemula jangan tergiur sama gambar bagus tapi ternyata sulit. Saranku adalah pilih pola yang kira-kira banyak warna ngebloknya, sesimple mungkin, dan yang pasti HARUS UKURAN KECIL. Yang terakhir yang paling penting sebagai pemula. Kecil nggaknya tergantung kita mau sekecil apa. Ukuran 13×17 cm kah, 20×20-an cm kah, terserah. Yang jelas ukuran jadi kecil bakal lebih cepet selesai. Perhatikan juga ct-nya (apa itu ct? bisa cek di SINI), semakin besar ct semakin kecil lubangnya.

Pertimbangkan juga mau nyoba backstitch atau nggak. Sebenarnya backstitch itu enak dan gampang, dan aku pribadi seneng backstitch soalnya BS (backstitch) kayak ‘make up’nya kristik. Bisa cek di SINI. Tapi kalau nggak pengen nyoba BS dulu, cari polanya yang nggak ada gambar garis-garis itemnya. Bisa dicek sendiri atau untuk memastikan langsung tanya aja ke yang jual.

Sebagai pemula wajib merasakan selesainya garapan dulu, baru ngerjain yang lebih gede. Pengalamanku mengatakan begitu. Awalnya aku pengen nyoba bikin yang besar banget, tapi cepet bosen dan kalau dibiarkan bisa bahaya. Soalnya bakal bikin interest ke kristik jadi buyar. Jadinya aku ngerjain yang kecil, dan begitu udah selesai, rasanya bangga dan seneng banget. Akhirnya jadi punya semangat baru buat ngerjain yang lebih besar.

  • Beli KIT

Namanya juga hobi, jadi harus rela untuk ada yang namanya ‘cost’ alias ngeluarin duit. Hobi yang pake duit biasanya emang worth sama hasilnya, jadi kudu ikhlas. Anggap aja memanjakan diri😛

Setelah yakin dengan gambar pilihan, sangat disarankan untuk beli langsung berupa KIT. Penjual biasanya emang langsung jual KIT, karena emang jarang yang jual polanya aja. KIT itu sudah lengkap, jadi mulai dari kain, benang, jarum, dan pola. KIT itu cuma perlengkapannya aja ya. Jadi kain dan benang cukup untuk sekali bikin aja, walau biasanya benangnya bakal sisa banyak. Jadi lumayan bisa buat jaga-jaga bikin proyek lain.

O iya, sangat disarankan juga untuk beli erasable pen ya buat nge-grid kain. Apa itu? Cek di SINI. Sangat membantu buat pemula.

  • Selamat “BERPERANG”

retextil

Setelah KIT udah di depan mata, silahkan bongkar-bongkar dengan senyuman 15 cm dan mata berbinar-binar. Hihi, pengalaman KIT pertama dateng rasanya kayak dapet durian jatuh. Silahkan dibuka perlahan-lahan, dengan hati-hati, keluarkan satu persatu kelengkapannya, dan kenalan sama yang namanya kertas pola. Silahkan dipelajari simbol-simbolnya, kode benang, lihat bundelan benang, sesuaikan dengan kode yang ada di pola. Dan mulailah untuk menusuk kain!!! Hehe.

Semoga tips-tips di atas bisa membantu ya. Jangan takut nggak bisa selama kita belum mencobanya. Kalau udah nyoba tetep nggak bisa, baru lah kita takut. Hehe, nggak ding. Intinya kristik itu seni yang gampang kok. Selama ada kemauan untuk mencoba dan konsisten, siapapun bisa menggelutinya. Mau muda, tua, kerja, ibu rumah tangga, mahasiswa, pelajar, semua bisa belajar kristik.

Jadi, akhir kata… SELAMAT DATANG DI DUNIA KRISTIK~

Author:

http://www.facebook.com/nta.s.nta https://twitter.com/#!/esshinta

4 thoughts on “Tips Untuk Stitcher Pemula (Part 1)

  1. Hai mbak.. kalo mau order perlengkapan kristik yang lengkap gimana ya?? ada gak toko kristik yang terima kristik buatan orang lain trus djual?

    1. halo🙂
      setauku ada yang menerima jasa jual kristik jadi. cuma emang nggak semua toko. coba tanyain aja ke tokonya. kalo nggak biasanya jual sendiri, bisa dipasarkan lewat grub atau sosmed.

      semoga membantu🙂

  2. Pagi, mbak….
    Mo nanya nih. Kemaren saya beli kain strimin tp koq kotaknya gak persegi sama sisi. Pas di-gridding hasil kotak2 gridingnya malah kayak persegi panjang. Panjang antara sisi atas-bawah dan sisi kanan-kiri beda 1-2 mm. Ada caranya supaya bs jd kotak sama sisi ga?

    1. halo yuri, maaf lama balesnya.

      kok bisa nggak sama ya? hihi. kalo menurutku, selama perbedaan itu nggak terlalu kentara keliatan, ya tusuk aja sesuai lubangnya.

      tapi kalau kliatan perbedaannya, waktu nusukin jarum pas jait lurusin aja sama gridnya. demi menghindari ketidaknyamanan saat liat hasil tusukan.

      semoga membantu😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s