Posted in Film

[Spoiler] Sinopsis & Review: Comic 8

Comic

Sinopsis:

COMIC 8 adalah film Comedy Action segar yang bercerita tentang delapan anak muda dari berbagai macam background dan kisah hidup masing-masing, yang secara kebetulan merampok sebuah bank dalam waktu bersamaan.

Terdiri dari 8 Stand Up Comedian yang masing-masing membawa character yang unik ke dalam cerita, serta masing-masing mempunyai alasan dan motif yang berbeda-beda. Ada yang merampok karena Galau, Hobby, Iseng, Adrenaline Sport, bahkan ada yang Merampok untuk menghidupi panti asuhan dan rakyat miskin.

Ke 8 Perampok tersebut akan terbagi menjadi tiga team dengan kemampuan dan jam terbang yang berbeda-beda. Cerita pun berkembang dari perampokan yang awalnya terlihat seperti kebetulan yang aneh, terkepung oleh pasukan polisi dengan AKP nya yang super cantik, sampai akhirnya mereka harus saling bekerja sama dan menemukan jawaban dari teka teki yang ada serta mencari jalan keluar terbaik untuk semua.

Situasi yang tidak lazim, Heavy Hard Hitting Actions dengan berbagai scene adu tembak berbagai senjata seperti, pistol, machine guns bazooka, granade and dynimte – serta twist-twsit Unpredictable yang tidak akan pernah terpikirkan penonton dalam cerita ini, akan membawa hiburan seru dan kelucuan tingkat tinggi yang pastinya akan mengocok perut penonton.

Film ini dibintangi oleh Mongol Stres, Mudy Taylor, Ernest Prakasa, Kemal Palevi, Bintang Timur, Babe Cabiita, Fico Fachriza, Arie Kriting, Indro Warkop, Nirina Zubir, Nikita Mirzani, Pandji Pragiwaksono, Boy William, Candil , Coboy Junior, Jeremy Teti, Kiki Fatmala, Agus Kuncoro, Joe P Project, Cak Lontong, Henky Solaiman, Laila Sari, Agung Hercules, Ence Bagus, Ge Pamungkas. (source: http://www.21cineplex.com)

Trailer:

Review:

Sejujurnya sih aku nggak ada niatan dan ketertarikan sama sekali sama yang namanya film ini. Apalagi yang berbau komedi, wah biasanya jauh dari kata humor menggelitik. Yang ada cuma humor menghina, kalau nggak humor garing.

Tapi persepsiku ternyata SALAH! Kalau dilihat dari segi visual, sejak awal nonton film ini, wah kita udah dimanjain sama efek visual yang cerdas dan jauh dari kata flat. Pengambilan gambar yang artistik (menurutku) dan dengan mode gambar yang bagus menambah kesan cool, secara ini mengandung action gitu jadi kita juga dimanjakan dengan adegan tembak-tembakan yang berasa beneran nonton film action dan sejenak melupakan comedy. Yah walau agak nggak realistis sih, masa iya ada perampokan dan main tembak-tembakan tapi orang masih bisa seliweran lewat jalan raya di depannya. Tapi penyampaian kesan action dapet banget, soalnya peran masing-masing pemainnya dikemas dengan efek dan akting yang bagus, jadi kelihatan ‘keren’ gitu pemainnya. Kan katanya emang pengambilan gambarnya pake kamera yang bisa ngerekam slow motion gitu. Ditambah lagi dengan ‘pameran’ mobil sport yang aduhai bikin ngiler pengen macarin tuh mobil *eh*.

Kalau dari segi cerita, yah… Awalnya sih kita disuguhi dengan beberapa kelompok perampok yang merampok satu bank dalam waktu bersamaan. Awal ceritanya dapet lah, walau aku ngerasa ada yang kurang. Tapi twist di tengah cerita bikin endingnya nggak akan kita duga. Ceritanya cerdas banget. Sampai-sampai aku geregetan endingnya udah abis gitu aja. Pengen rasanya ada sekuelnya, nggak tahu kenapa masih penasaran aja sama kelompok ini. Semoga aja sih ada, walau nggak nyambung ceritanya nggak apa-apa. Keren banget pokoknya, mirip cerita film action hollywood *lebay*. Banyolannya juga cerdas karena ‘nyindir’ negara kita sendiri, seperti istilah DPR (Dewan Perwakilan Rampok) dan MPR (Majelis Permusyawaratan Rampok) serta istilah-istilah lainnya yang bikin penonton ketawa geli, juga banyolan tentang fenomena yang lagi inn banget di Indonesia, yaitu hipnotis (aslinya: hipnosis). Terus ada juga komedi yang eeerrr bisa dibilang menjurus ke ‘sexy’. Yah tapi nggak kayak guyonan yang ‘menjijikkan’ sih, lebih ke geli aja kok. Kayak Umi-nya si Kemal yang ternyata berpenampilan sexy, atau waktu Panji lagi ngomongin rencananya dan tergoda dengan Nikita *ngakak*.

Kalau dari segi pemainnya, wah nggak diragukan lagi tuh 8 comic yang ternyata bisa akting sekeren sekaligus sekonyol itu. 5 jempol dah buat para komikers. Ditambah pemain tambahan dengan kejutannya masing-masing, seperti Indro (ternyata perannya penting banget, yaitu otaknya kejadian ini), Panji (yang ternyata antagonis), terus yang kekar itu (ternyata nggak bisa ngomong, malah ngomong bahasa alien), dan Nikita Mirzani. Untuk Nikita, aku ngerasa dia kurang aja aktingnya. Padahal dia bisa lebih optimal lagi biar bisa sekeren Angelina Jolie. Misalnya waktu habis bobol brankasnya, dia nyuruh buat naruh duitnya di mobil dengan gaya bicara yang kurang berkarisma (nggak penting sih, tapi buatku penting). Dan kostumnya dia, too alluring, terlalu terbuka. Konsentrasinya jadi ke ‘sono’ deh. Yah tapi mungkin ini jadi ‘bumbu’ kali ya, nggak sedep gitu kalau nggak gitu. Tapi buat aku sih jadi agak mengganggu.

Overall, aku suka banget, menghibur, cerita simple tapi alurnya jelas, dan yang pasti ending yang tak terduga. Dan di bagian credits juga nggak afdol kalau comic nggak stand up.

Rate 4,5/5

Author:

http://www.facebook.com/nta.s.nta https://twitter.com/#!/esshinta

One thought on “[Spoiler] Sinopsis & Review: Comic 8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s